Implementasi Sekolah Bebas Sampah Organik


24 May 2020 (1 year ago) Pendidikan 849 Viewers

Oleh Rida Jelita
 
Masalah sampah organik (contoh sisa sayuran dan buah-buahan) di sekolah merupakan masalah penting yang dapat merusak keseimbangan ekosistem lingkungan sekolah. Pemotongan alur distribusi sampah organik menuju TPA sekolah adalah  cara  yang  efektif dan  mempercepat  pemrosesan  sampah  organik menjadi produk yang lebih bermanfaat. Cara efektif tersebut dapat direalisasikan melalui pembuatan  eco-enzyme (EE)  yang  dapat  diterapkan  pada level  rumah  tangga.  EE adalah ekstrak cairan yang dihasilkan dari fermentasi sisa sayuran dan buah-buahan dengan substrat gula merah.

Sekolah bebas sampah organik Sekolah Metta Maitreya Pekanbaru menggunakan konsep pengelolaan sampah di sekolah menjadi EE yang akan digunakan sebagai pupuk organik di kebun sekolah tersebut. Untuk mengatasi sekolah dari sampah Organik dilaksanakan pelatihan pembuatan EE oleh para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sekolah Metta Maitreya (SMM)  Pekanbaru.

Output yang dapat diperoleh dari konsep Sekolah bebas sampah organik ini adalah terbentuknya GTK  yang   berkonsentrasi   terhadap   pengurangan sampah dan penanganan sampah di Sekolah, terpenuhinya kebutuhan pupuk organik  untuk  perkebunan di sekolah,  dikenalnya produk   EE di   kalangan  GTK,   terintegrasinya peran GTK dalam menangani permasalahan sampah dan mengelolanya menjadi barang yang memiliki nilai tambah.

Pengembangan EE diterapkan dengan memberikan pelatihan langsung kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Sekolah Metta Maitreya (SMM) Pekanbaru. Hal ini bermaksud untuk menciptakan suatu lingkungan sekolah yang peduli lingkungan dengan konsep sekolah bebas sampah organik.

Sekolah bebas sampah organik merupakan bentuk integrasi Yayasan Prajnamitra Maitreya dengan STAB Maitreyawira dengan mengoptimalkan perannya dalam bidang lingkungan, dalam hal ini pelatihan pembuatan EE. Kegiatan pelatihan pembuatan EE merupakan kegiatan yang meliputi proses awal (bulan pertama) sampai akhir (bulan ketiga) secara berkelanjutan. Konsep Sekolah bebas sampah organik tidak berhenti sampai pemanenan EE saja, akan tetapi sampai pada tahap pendistribusian EE kepada GTK SMM Pekanbaru yang berkepentingan memanfaatkannya.

GTK difasilitasi dengan pelatihan pembuatan EE yang bertujuan untuk lebih memperkenalkan EE kepada GTK. Melalui pelatihan tersebut diharapkan masyarakat dapat membuat EE di rumahnya  sendiri.  Kemudian  dibentuklah  GTK  yang berkomitmen untuk menjalankan program EE di tempat tinggal sekitarnya.


Pembuatan EE dilakukan oleh setiap GTK SMM Pekanbaru memiliki kemampuan untuk mengolah sampah sisa buah dan sayur menjadi  EE  berdasarkan  cara-cara  yang  diajarkan  dalam  pelatihan. Setelah tiga bulan, EE tersebut akan matang dan siap dipanen.

Upaya Sekolah bebas sampah organik sendiri melalui beberapa tahap:
1. Tahap Pertama adalah pelatihan pembuatan EE, pada tahap ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada para GTK SMM Pekanbaru pada bulan Oktober 2019, yang memiliki tujuan kecintaan terhadap lingkungan.

Pihak  akademisi STAB Maitreyawira  bekerja  sama  dengan  SMM, untuk melakukan penyuluhan, pelatihan, dan internalisasi kepada GTKnya. GTKnya ditumbuhkan  kesadarannya  terhadap  gaya  hidup  ramah  lingkungan  terlebih dahulu dengan cara penyuluhan secara persuasif.

2.Tahap kedua adalah penguatan internal, yang meliputi kegiatan share testimoni serta pertanyaan seputar EE melalui forum-forum diskusi grup WA EE Pekanbaru.

3. Tahap ketiga, proses pemanenan setelah 3 bulan keatas. Dilaksanakan pada bulan Januari 2020.
 
Produk EE ini,  meskipun telah dapat  diaplikasikan dan secara empiris hasil yang diperoleh memuaskan, namun penelitian-penelitian ilmiah tentang produk ini masih sangat terbatas jumlahnya. Akibatnya, belum dapat dipastikan secara lengkap dan jelas komponen-komponen yang terkandung di dalam EE. Oleh karena itu, kami menyarankan adanya penelitian-penelitian yang lebih terinci mengenai produk ini. Melalui hasil-hasil penelitian yang ada, diharapkan dapat ditemukan kegunaan-kegunaan lain dari EE sehingga produk ini diproyeksikan dapat menggantikan produk-produk sintetis yang menghasilkan residu dan mencemari lingkungan.

Jika GTK SMM Pekanbaru mampu melaksanakan secara berkesinambungan, maka jumlah sampah organik sekolah semakin berkurang. Perluasan Sekolah bebas sampah organik semakin dapat berkontribusi dalam mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan, bersih dan sehat.

 

Pendidikan Lainnya

...

Pendidikan Tak Berjumpa

02 May 2021 (6 months ago)

Pendidikan Tak Berjumpa  (Tulisan ini dibuat dalam rangka Hari Pe...

...

Peran Dosen Agama Buddha Dalam Strategi Mendesain Model Pembelajaran Yang Menarik Dan Menyenangkan Selama Masa Pandemi Covid-19

23 April 2021 (7 months ago)

Rida Jelita.S.H., M.H Dosen STAB Maitreyawira, Riau Abstrak Semua i...

...

Merajut Kehidupan Harmonis, Membangun Kebersamaan Di Tengah Covid-19*)

30 December 2020 (10 months ago)

      Dari Webinar Nasional yang bertema : &l...

...

Abdi Negara Dan Abdi Dharma (dalam Rangka Hari Guru Nasional Dan Hut Pgri Ke-75)

26 November 2020 (1 year ago)

Hidup demi pelayanan pada Negara bidang pendidikan dan pelayanan pada ...

...

Eco Enzyme Dan Pencapaiannya Yang Luar Biasa Dalam Bidang Pertanian.

26 May 2020 (1 year ago)

Oleh Rida Jelita Siapakah Dr. Rosukon Poompanvong? Rosukon Poompanvo...

...

Eco Enzyme Vs Covid-19

24 May 2020 (1 year ago)

Oleh Rida Jelita Sebenarnya sejak kapan COVID-19 masuk ke negeri kita...

...

Penggunaan Huruf Kapital Yang Benar

05 September 2019 (2 years ago)

Disusun oleh Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen Tetap STAB Maitreyawira &...

...

Pendidikan Tinggi Keagamaan Buddha Menuju Dunia Satu Keluarga

04 September 2019 (2 years ago)

           Undang Undang Nomor  20&...

...

Eco Enzyme Do It Yourself

31 August 2019 (2 years ago)

OLEH RIDA JELITA, S.H., M.H. (DOSEN TETAP STAB MAITREYAWIRA) Eko Enzi...

...

Pentingnya Lembaga Alumni Di Stab Maitreyawira

17 July 2019 (2 years ago)

Oleh: Rida Jelita, S.H., M.H. Dosen Tetap STAB Maitreyawira   ...

...

Pendidikan Memperbaiki Nilai Kehidupan

30 May 2019 (2 years ago)

Memberi nilai kehidupan manusia Melihat fenomena Kehidupan , orang se...

...

Bagaimana Merumuskan Visi Dan Misi Perguruan Tinggi

10 April 2019 (2 years ago)

Oleh: Rida Jelita, S.H., M.H. Dosen Tetap STAB Maitreyawira Setiap l...

...

Tips Agar Tugas Kuliah Selesai Tepat Waktu

28 March 2019 (2 years ago)

Oleh: Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen Tetap STAB Maitreyawira   ...

...

Memanfaatkan Teknologi Untuk Bahan Ajar Pembelajaran

16 February 2019 (2 years ago)

Oleh: Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen STAB Maitreyawira yadisutikno@gm...

...

Tips Untuk Mahasiswa Agar Sukses Kuliah

18 December 2018 (2 years ago)

Setiap mahasiswa tentu ingin sukses kuliah. Tentu saja keinginan sukse...

...

Membangun Peradaban Kehidupan Manusia (2)

15 November 2018 (3 years ago)

Memahami Tiga Konsep Kehidupan Manusia yaitu  Naturalis, Humanis,...

...

Membangun Peradaban Kehidupan Manusia (1)

15 November 2018 (3 years ago)

Evolusi adalah proses yang mesti dilalui menuju peradaban. Harmonis ad...

...

Orasi Ilmiah Pada Wisuda Sarjana Ke-12 Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten

15 October 2018 (3 years ago)

Namo Buddhaya,   Damai sejahtera selalu menyertai kita semua, &nb...

...

Andai Aku Iron Man

15 October 2018 (3 years ago)

Sejak kuliah di STAB Maitreyawira yang ada diotak kita mungkin kapanla...

...

Kuliah Dengan Google Classroom?

07 October 2018 (3 years ago)

Baru 1 hari saya mencoba aplikasi pendidikan yang disediakan oleh goog...

...

Perkuliahan Jarak Jauh – E Learning?

07 October 2018 (3 years ago)

Dalam dunia pendidikan tinggi mengenal istilah E-Learning, istilah ter...

...

Tips Mendapatkan Nilai A

01 October 2018 (3 years ago)

Mendapatkan nilai A sewaktu belajar di kampus merupakan suatu hal yang...

...

Menggagas Pendidikan Moral

11 September 2018 (3 years ago)

Pendidikan sangat berperanan penting dalam proses peningkatan kualitas...