Pendidikan Keagamaan Buddha

Program S1 STAB Maitreyawira Jurusan Dharma Acariya, Prodi Pendidikan Agama Buddha menggunakan 5 (lima) bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Tionghoa (Mandarin), bahasa Pali, dan bahasa Sanskerta.

STAB Maitreyawira sebagai perguruan tinggi yang menerapkan prinsip moralitas dan universalitas, mengajar dengan tiga konsep pembelajaran:


1. Sehat jasmani dan rohani, senantiasa gembira dan berbahagia,
2. Mempelajari dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan secara dinamis dan aplikatif,
3. Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai moralitas dan keharmonisan secara nyata dan konsisten

Sekolah Menuju Indonesia Harmonis Dunia Satu Keluarga dengan Empat Pilar Pendidikan Era Baru, yaitu:


1. Budaya Baru (New Culture)
2. Peradaban Baru (New Civilization)
3. Nilai Hidup Baru (New Set of Values)
4. Moralitas Baru (New System of Moral Standard)

Penyelenggaraan Pendidikan:

Pendidikan diselenggarakan dengan pola perkuliahan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS) dengan beban studi 144-160 SKS, termasuk penelitian skripsi yang dijadwalkan untuk 8 semester (4 tahun) dan maksimum 12 semester (6 tahun)

Gelar Akademik:


Program S1 STAB Maitreyawira akan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan agama Buddha bagi masyrakat bangsa Indonesia dan global secara umum sesuai dengan gelar yang disandangkannya yaitu Sarjana Pendidikan (S.Pd)

Kompetensi Lulusan:


Mahasiswa Program S1 STAB Maitreyawira dinyatakan lulus apabilan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. IPK > 2.00.
2. Telah dinyatakan lulus ujian skripsi
3. Telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan kewajiban keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku
4. Telah menyerahkan naskah skripsi yang disahkan oleh Ketua STAB Maitrayawira, Pekanbaru dan makalah ilmiah berdasarkan skripsinya yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.

Keunggulan Lulusan:


Lulusan Program Strata Satu (S1) Jurusan Dharmacarya, Prodi Pendidikan Agama Buddha dipersiapkan memiliki kemampuan menjadi tenaga pengajar profesional, penulis/ peneliti yang handal dalam bidang pendidikan agama Buddha.
Kompetensi yang dihasilkan sebagai berikut:
1. Kemampuan menjadi Guru Pendidikan Agama Buddha.
2. Kemampuan menjadi Guru dan Tenaga Kependidikan di Sekolah Umum Maitreata se-Indonesia.
3. Kemampuan menjadi pemimpin dalama masyarakat Buddha, organisasi Buddha, dan Sekolah Minggu Buddha.
4. Kemampuan menjadi Enterpreneurship Buddha yang mandiri dan bertanggung jawab.
5. Kemampuan memberikan pendidikan tentang kebahagiaan dalam kehidupan yang berdasarkan moralitas dan Buddha Dharma.
6. Kemampuan memberikan pendidikan tentang hidup yang benar dan sehat.
7. Kemampuan memberikan pendidikan tentang keyakinan yang benar.