Implementasi Nilai-Nilai Toleransi Guna Mewujudkan Indonesia Harmonis Dunia Satu Keluarga *)


24 January 2022 (8 months ago) Pendidikan 394 Viewers


Implementasi Nilai-Nilai Toleransi Guna Mewujudkan Indonesia Harmonis Dunia Satu Keluarga *)


Pluralitas   adalah warna   dasar kultur sosial bangsa Indonesia. Realitas pluralitas masyarakat di Indonesia merupakan keunikan yang dimilikinya merupakan aset dan kekuatan memperkaya 3I (integritas, intensif, inovasi) manusia memanfaatkan  alam  Indonesia  yang  indah,  subur  dan  makmur  untuk  menjadi negara besar dan bermartabat. Disisi lain, pluralitas menyimpan kerawanan pertikaian antar warga dalam berbagai bentuk dan sumber   pemicunya. Pasca reformasi  membangunkan   kesadaran   warga   sipil   mendemonstrasikan (pesta) kebebasan berdemokrasi, tetapi sering berakhir dengan konflik fisik. Pluralitas ini sebagai ranah kekayaan budaya bangsa kini dihadapkan pada    ancaman disintegrasi karena  kecenderungan  menonjolkan sentimen agama, suku, ras dan lainnya.

Masyarakat Indonesia yang dikenal ramah, santun, dan religius kini dihadapkan dengan persoalan meningkatnya tindak kekerasan atas nama  agama. Pada kelompok tertentu,  militansi keagamaan   berubah   wajah   dalam   bentuk tindak  kekerasan  dan radikalisme. Masyarakat sekarang  mudah tersulut emosinya melakukan aksi kekerasan dengan dalih mempertahankan identitas suku, ras, agama, atau kelompoknya. Persoalan yang kecil contoh urusan pribadi dapat berubah menjadi persoalan yang besar yang melibatkan warga banyak.

Makna beragama dalam kehidupan bersama harus dilandasi motivasi untuk saling toleransi, menghargai   keyakinan orang   lain yang   berbeda agamanya. Tumbuh-kembang nilai religius dan nilai toleransi secara seimbang menjadi tuntutan untuk lahirnya komunitas yang rukun damai dan dinamis.

Urgensi sikap toleransi telah lama dirasakan sangat mendesak bagi bangsa Indonesia bukan karena kebutuhan, tapi karena keharusan. Bhineka Tunggal Ika khususnya  nilai-nilai  toleransi  harus  dilaksanakan  terus  menerus  agar  dapat diimplementasikan guna mewujudkan Indonesia Harmonis Dunia Satu Keluarga. Untuk itulah penulis tertarik untuk membahas implementasi nilai-nilai toleransi guna mewujudkan indonesia harmonis dunia satu keluarga

Toleransi adalah sikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri (Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi 2 cetakan 4 tahun 1995).

Seseorang yang mempunyai nilai toleransi artinya memiliki rasa menghargai, memberikan keleluasaan kepada orang lain yang berbeda dalam cara berpikir, bertindak,  dan  adat  istiadatnya  dengan  yang  dimilikinya.  Nilai  toleransi  sangat relevan menjadi  bagian  yang  integral  bagi  warga  agar  semua  individu memiliki kebebasan dan dapat aktualisasi diri secara kreatif serta dapat memberikan peran positif dalam pergaulan masyarakat, yakni hidup yang harmonis seperti satu keluarga. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari sikap intoleransi dan diskriminasi.

Intoleransi dan diskriminasi berdasarkan agama dan kepercayaan, oleh PBB dalam "Declaration on the Elimination of All Forms of Intolerance and of Discrimination Based on Religion or Belief", diartikan sebagai setiap perbedaan, pengabaian, larangan atau pengutamaan yang didasarkan pada agama atau kepercayaan yang tujuannya atau akibatnya meniadakan atau mengurangi pengakuan, penikmatan, atau pelaksanaan hak asasi manusia dan kebebasan- kebebasan mendasar atas dasar yang setara. Lantas bagaimana data terkait situasi toleransi di Indonesia? Sebenarnya, tidak ada data yang komprehensif untuk menunjukkan kondisi ini. Data yang ada umumnya merupakan indikator ataupun survei persepsi atas praktik yang terjadi.

Setiap manusia ingin hidup yang bahagia dan sukacita, mendambakan hidup yang harmonis serta hidup yang penuh kedamaian, keharmonisan serta ketenangan. Sehingga manusia ingin merubah dunia yang penuh dengan penderitaan menjadi dunia yang penuh kebahagiaan dan keharmonisan.  Dimana setiap orang bisa hidup berdampingan dan saling membutuhkan dan saling mengisi dan saling memotivasi agar bisa hidup dalam satu pandangannya, satu visinya dan misinya serta satu tujuan yaitu wujudkan Indonesia Harmonis dunia satu keluarga tanpa perbedaan. Yakni mengimplementasikan nilai-nilai:

  1. Kebersaman  yaitu  semangat  berbagi, yaitu berbagi  kebahagiaan,  kemuliaan, kesuksesan, dan berbagi pencapaian.
  2. Harmonis yaitu hidup serasi, selaras, saling membantu, melengkapi sehingga hidup menjadi indah, damai, dan bahagia. Lihat gigi sama lidah bisa kerja sama gigi untuk menggigit makanan sedang akan lidah untuk mencicipi keduanya saling membantu dan membutuhkan.
  3. Rendah hati. Orang yang mewujudkan dunia satu keluarga mutlak harus rendah hati. Rendah hati adalah landasan hidup harmonis, kerendahan hati membuat seseorang saling menghargai, membantu sesamanya.
  4. Tulus merupakan kejujuran dan kemurnian hati  yang sangat indah. Orang tulus tidak munafik, tidak berbelit-belit sehingga banyak sahabat. Ketulusan menjadi pintu  kesuksesan  dalam  hubungan  masyarakat.  Sebaliknya  sifat  munafik. kelicikan curang adalah perusak hubungan yang menjadi penghalang.
  5. Berjiwa besar, orang yang berjiwa besar adalah orang yang berlapang dada yang pemaaf, penuh   pengertian, orang yang berjiwa besar sabar, tidak perhitungan dan mampu berkorban perasaan, dapat menerima hal yang menyakitkan dan menerima tanggung jawab, dan juga tugas.
  6. Memaafkan, di dunia ini tidak ada orang   yang sempurna, hanya orang yang mau memaafkan dapat berkontribusi pada misi dunia satu keluarga. Kebencian, sakit hati, dendam, iri hati adalah sumber penderitaan dan kesakitan. Memaafkan salah satu sumber kebahagiaan.
  7. Bekerjasama, setiap orang berkerjasama pasti berbeda pendapat atau salah paham yang mengakibatkan pertikaian. Kerja sama adalah sebuah seni tinggi. Untuk dapat berkerjasama dengan orang harus rendah hati, berani mengalah, lapang dada, tulus dan ikhlas.
  8. Bersyukur adalah kunci hidup bahagia. Kesusahan hidup, kemiskinan, dan kesakitan. Semangat dunia satu  keluarga  dalam ke seharian  adalah  belajar bersyukur dalam segala hal. Bersyukur yang semua tidak di miliki. Bersyukur dalam suka dan duka , gagal dan sukses, lancar dan rintangan, miskin dan kaya.

Bahwa implementasi nilai-nilai toleransi guna mewujudkan Indonesia harmonis dunia satu keluarga adalah mengembangkan misi penyatu kesempurnaan, melalui kebersamaan, harmonis, rendah hati. tulus, berjiwa besar, memaafkan, bekerjasama, bersyukur. Perjuangan   mewujudkan   Indonesia   Harmonis   dunia   satu   keluarga   adalah perjuangan kita semua yang dimulai dari diri kita sendiri dan ada orang  terpanggil ikut. Memulai dari 1 orang menjadi 20 orang, 20 menjadi 100 orang, 100 orang menjadi 1000 orang, 1000 orang menjadi sedunia. Dan siapakah orang pertama itu? Adalah aku sendiri. Aku yang harus memulainya.

 

Sumber Bacaan:

https://id.wikipedia.org/wiki/Intoleransi_keberagamaan, diakses pada tanggal 9 Oktober 2019

https://nasional.tempo.co/read/1192754/pemerintah-yogyakarta-bakal-beri-sanksi-daerah-intoleran, diakses tanggal 9 Oktober 2019

https://www.maxmanroe.com/vid/sosial/pengertian-toleransi.html, diakses tanggal 9 Oktober 2019

Budi Utomo, dkk, Nilai-nilai Kebangsaan Yang bersumber dari Bhinneka Tunggal Ika Jakarta, Lemhanas RI.

 

*) Penulis Rida Jelita, S.H., M.H. Dosen STAB Maitreyawira

Pendidikan Lainnya

...

Pendidikan Tak Berjumpa

02 May 2021 (1 year ago)

Pendidikan Tak Berjumpa  (Tulisan ini dibuat dalam rangka Hari Pe...

...

Peran Dosen Agama Buddha Dalam Strategi Mendesain Model Pembelajaran Yang Menarik Dan Menyenangkan Selama Masa Pandemi Covid-19

23 April 2021 (1 year ago)

Rida Jelita.S.H., M.H Dosen STAB Maitreyawira, Riau Abstrak Semua i...

...

Merajut Kehidupan Harmonis, Membangun Kebersamaan Di Tengah Covid-19*)

30 December 2020 (1 year ago)

      Dari Webinar Nasional yang bertema : &l...

...

Abdi Negara Dan Abdi Dharma (dalam Rangka Hari Guru Nasional Dan Hut Pgri Ke-75)

26 November 2020 (1 year ago)

Hidup demi pelayanan pada Negara bidang pendidikan dan pelayanan pada ...

...

Eco Enzyme Dan Pencapaiannya Yang Luar Biasa Dalam Bidang Pertanian.

26 May 2020 (2 years ago)

Oleh Rida Jelita Siapakah Dr. Rosukon Poompanvong? Rosukon Poompanvo...

...

Implementasi Sekolah Bebas Sampah Organik

24 May 2020 (2 years ago)

Oleh Rida Jelita   Masalah sampah organik (contoh sisa sayuran da...

...

Eco Enzyme Vs Covid-19

24 May 2020 (2 years ago)

Oleh Rida Jelita Sebenarnya sejak kapan COVID-19 masuk ke negeri kita...

...

Penggunaan Huruf Kapital Yang Benar

05 September 2019 (3 years ago)

Disusun oleh Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen Tetap STAB Maitreyawira &...

...

Pendidikan Tinggi Keagamaan Buddha Menuju Dunia Satu Keluarga

04 September 2019 (3 years ago)

           Undang Undang Nomor  20&...

...

Eco Enzyme Do It Yourself

31 August 2019 (3 years ago)

OLEH RIDA JELITA, S.H., M.H. (DOSEN TETAP STAB MAITREYAWIRA) Eko Enzi...

...

Pentingnya Lembaga Alumni Di Stab Maitreyawira

17 July 2019 (3 years ago)

Oleh: Rida Jelita, S.H., M.H. Dosen Tetap STAB Maitreyawira   ...

...

Pendidikan Memperbaiki Nilai Kehidupan

30 May 2019 (3 years ago)

Memberi nilai kehidupan manusia Melihat fenomena Kehidupan , orang se...

...

Bagaimana Merumuskan Visi Dan Misi Perguruan Tinggi

10 April 2019 (3 years ago)

Oleh: Rida Jelita, S.H., M.H. Dosen Tetap STAB Maitreyawira Setiap l...

...

Tips Agar Tugas Kuliah Selesai Tepat Waktu

28 March 2019 (3 years ago)

Oleh: Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen Tetap STAB Maitreyawira   ...

...

Memanfaatkan Teknologi Untuk Bahan Ajar Pembelajaran

16 February 2019 (3 years ago)

Oleh: Dr. Yadi Sutikno, M.Pd. Dosen STAB Maitreyawira yadisutikno@gm...

...

Tips Untuk Mahasiswa Agar Sukses Kuliah

18 December 2018 (3 years ago)

Setiap mahasiswa tentu ingin sukses kuliah. Tentu saja keinginan sukse...

...

Membangun Peradaban Kehidupan Manusia (2)

15 November 2018 (3 years ago)

Memahami Tiga Konsep Kehidupan Manusia yaitu  Naturalis, Humanis,...

...

Membangun Peradaban Kehidupan Manusia (1)

15 November 2018 (3 years ago)

Evolusi adalah proses yang mesti dilalui menuju peradaban. Harmonis ad...

...

Orasi Ilmiah Pada Wisuda Sarjana Ke-12 Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten

15 October 2018 (3 years ago)

Namo Buddhaya,   Damai sejahtera selalu menyertai kita semua, &nb...

...

Andai Aku Iron Man

15 October 2018 (3 years ago)

Sejak kuliah di STAB Maitreyawira yang ada diotak kita mungkin kapanla...

...

Kuliah Dengan Google Classroom?

07 October 2018 (3 years ago)

Baru 1 hari saya mencoba aplikasi pendidikan yang disediakan oleh goog...

...

Perkuliahan Jarak Jauh – E Learning?

07 October 2018 (3 years ago)

Dalam dunia pendidikan tinggi mengenal istilah E-Learning, istilah ter...

...

Tips Mendapatkan Nilai A

01 October 2018 (3 years ago)

Mendapatkan nilai A sewaktu belajar di kampus merupakan suatu hal yang...

...

Menggagas Pendidikan Moral

11 September 2018 (4 years ago)

Pendidikan sangat berperanan penting dalam proses peningkatan kualitas...